Follow by Email

Selasa, 23 Agustus 2011

CARA/TRIK MENGECEK DINAMO MESIN CUCI/SEJENIS

Sering kali kita temui  putaran dynamo pada mesin cuci tidak kuat atau lemah. Sedangkan as dynamo tdk macet dan kapasitor juga OK, sedangkan pada kawat dynamo masih terlihat mulus atau tidak ada tanda2 terbakar.

Hal itu dikarenakan telah terjadi hubungan singkat atau short pada lilitan dynamo dan paling serin...g terjadi pada pertemuan/tumpukan antara lilitan utama dan starter. Untuk memastikannya dapat kita ketahui dengan mengukur resistansi pada setiap lilitan lalu menjumlahkannya. Jika hasil jumlah resistansi  dari lilitan utama dan starter tidak cocok dg yg terukur di multitester, dapat dipastikan bahwa dynamo tsb sudah short/konslet.


Contoh koneksi kabel pada dinamo mesin cuci dan arah lilitan untuk setiap kutub. Klik gambar untuk memperbesar
Caranya :
Seperti kita ketahui dynamo mesin cuci/sejenis mempunyai 2 lilitan, utama dan starter. Lalu salah satu dr pangkal atau ujung kedua lilitan ini disambung bersama.  Umumnya pada mesin cuci ditandai dg kabel BIRU atau HITAM yg terkonek langsung dg fuse atau kabel listrik AC. Sedang ujung lilitan utama kita tandai dg kabel COKLAT. Dan ujung lilitan starter yg ke kapasitor kita tandai dg kabel ABU2. Jadi kabel yg keluar dari dynamo berjumlah 3. BIRU, COKLAT dan ABU2.
Langkah2 pengukuran/pengecekannya adalah sbb:
1.       Ukur resistansi antara kabel BIRU dan COKLAT. Misalkan hasilnya = 70 ohm.
2.       Ukur resistansi antara kabel BIRU dan ABU2. Misalkan hasilnya = 120 ohm.
3.       Ukur resistansi antara kabel COKLAT dan ABU2. Jika dynamo dalam keadaan baik hasil yg terukur di multitester seharusnya  adalah 70 ohm + 120ohm = 190 ohm. Jika yg terukur nilainya jauh lebih kecil, maka dapat dipastikan dinamonya sudah short.  Tentu saja hal ini akan berpengaruh pada kekuatan putaran dan dynamo akan cepat panas. Contoh ini adalah contoh pada lilitan dynamo pada bagian pengering.
4.       Sedang pada dynamo bagian pencuci, jarak resistansi antara kedua lilitan harus sama. Karena kedua lilitan jumlahnya dan besar kawat yg digunakan adalah sama. Sebab kedua lilitan bisa menjadi lilitan utama atau starter tergantung arah putaran atau sumber listrik yg masuk pada kedua kabel (COKLAT/ABU2). Karena itulah kedua kabel COKLAT dan ABU2 semua menuju kapasitor, agar dynamo bisa berputar 2 arah.  Jika sumber listrik masuk ke kabel COKLAT dinamo akan berputar kekiri dan jika ke ABU2 akan sebaliknya. Ini diatur oleh timernya.
Contoh : jika antara kabel BIRU dan COKLAT terukur 70 ohm maka antara kabel BIRU dan ABU2 harus 70 ohm jg. Jadi jika kita ukur kabel COKLAT dan ABU2, dynamo yg baik akan terukur 70 ohm + 70 ohm = 140ohm.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada skema cara menggulung dynamo mesin cuci  yg sy posting beberapa hari yang lalu.
Demikianlah trik sederhana untuk mengecek kondisi dynamo mesin cuci atau sejenis seperti : blower pada AC, pompa air, kipas angin dll. Untuk bagaimana cara mengatasi dynamo mesin cuci yg short tanpa menggulung baru akan saya ulas pada kesempatan yg akan datang. Kiranya ini dapat bermanfaat.  Wassalam.
(Masagus Ibrahim)

15 komentar:

  1. Inilah salah satu informasi yang sering kita perlukan, mudah-mudahan admin bisa menyajikan nya dengan cara yang lebih mudah dimengerti oleh pemula.

    BalasHapus
  2. mohon diperjelas lagi ditailnya mas agar teman2 bisa mengikuti

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahli.dinamo...
      cb klik gambar diatas dan perbesar...,menurut kami akan lebih mudah di pahami jika melihat gambar dan keterangannnya.....
      jika ada kekurangan atau kekeliruan, masukannya kami tunggu. tks..........

      Hapus
    2. ok bos bermanfaat banget potingnya aku numpang copas keblog aku yaaa bat pemasukan aku trutama umumnya bat temen2.trim

      Hapus
  3. benar-benar sangant bermanfaat bagi saya,,,,,
    TERIMA KASIH.
    Bayu, Medan

    BalasHapus
  4. Terima kasih gan,,,informainya cukup membantu :) ...terus berbagi....

    BalasHapus
  5. Terima kasih, saya mau tanya mengapa kapasitornya cepat sekali rusak ?

    BalasHapus
  6. Sekarang ini banyak sekali beredar kapasitor berkualitas rendah dg harga miring, atau pemalsuan merk dimana kapasitor kurang berkualiatas disablon merk terkenal dan ini terkadang sulit sekali kita bedakan secara visual. Maaf bukan promosi, utk yg berkualitas sy sering menggunakan merk MC.....
    Selain itu Voltage pada kapasitor gunakan yg tinggi 400-450V.

    BalasHapus
  7. penjelasan yang sangat rinci, mudah dimengerti dg studi kasus sederhana..

    BalasHapus
  8. mas artikelnya berguna banget. kalo boleh nanya kapasitor mesin cuci bisa di ganti yg pisah apa ngga ya. kapasitornya elko apa bukan. makasih mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa..., gunakan kapasitor dg kapasitas dan tegangan yg sama. 1-2 uf kurang/lebih masih dlm batas toleransi....
      Elko beda dg kapasitor. elko khusus utk teg DC sedangkan kapasitor pada mesin cuci khusus untuk AC.

      Hapus
  9. saya mau tanya......
    untuk dinamo pengering, jumlah lilitan utama dan lilitan starternya berapa lilitan......

    BalasHapus
  10. assalamu'alaykum. makasih mas artikelnya. bermanfaat banget utk lebih paham.
    sekalian saya mau nanya, penyebab short nya si dynamo -dlm kasus yang seperti di atas- apa aja ya?
    lalu kalau tegangan dari PLN lagi turun, apa juga akan membuat dynamo cepet rusak? kalo, iya seberapa besar kah pengaruhnya? maksudnya seberapa cepet bakal rusak. dan apakah beda dynamo, beda juga ketahanannya terhadap tegangan yg ga stabil ini.
    maaf ya kalo pertanyaannya agak aneh, saya masih nubie dlm hal beginian. makasih banyak sebelumnya.

    BalasHapus